
Padeh Ikan adalah masakan khas Minangkabau yang bercita rasa pedas, gurih, dan segar dari asam kandis. Dalam bahasa Minang, “padeh” berarti pedas, mencerminkan karakter kuat masyarakat Sumatera Barat yang tegas dan bersemangat. Ikan yang digunakan biasanya tongkol, kembung, atau kakap hasil tangkapan nelayan pesisir barat Sumatera yang berangkat sebelum fajar, menantang ombak dengan perahu kecil untuk mencari ikan di laut lepas. Padeh Ikan bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga lambang kehangatan rumah dan kekuatan rasa dalam budaya Minang.
Bahan-bahan:
- 500 gr ikan tongkol/kembung (boleh diganti kakap)
- 2 buah asam kandis (bisa diganti belimbing wuluh ±5 buah)
- 2 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 400 ml air
- Garam secukupnya
- 8 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah (opsional, sesuai selera pedas)
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- 2 cm kunyit
Cara Membuat:
- Bersihkan ikan, potong sesuai selera. Lumuri dengan sedikit garam dan jeruk nipis, diamkan 10 menit, lalu bilas.
- Haluskan semua bumbu, lalu tumis bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas hingga harum.
- Tuang air secukupnya ke dalam wajan, lalu masukkan asam kandis, didihkan.
- Masukkan potongan ikan, masak dengan api sedang hingga bumbu meresap dan kuah agak mengental.
- Tambahkan garam secukupnya.
- Hidangkan hangat bersama nasi putih.
